Merupakan suatu anugerah yang tak terhingga jika insan wartawan tanah air diganjar seorang Adinegoro. Apabila di kalangan dunia jurnalistik nusantara ada berbagai bintang, maka Djamaluddin Adinegoro adalah bintang yang paling bersinar. Beliau merupakan pelopor kaum jurnalistik Indonesia yang belajar dan memahami ilmu kewartawanan langsung dari sumbernya (Jerman).
Di era kolonisasi Belanda, masihlah langka dan jarang sekali jumlah insan press yang berani menuntut ilmu jurnalistik secara formal, mengingat pada tahun 25-an di nusantara?yang masih menjadi tanah jajahan Belanda?masih belum ada sekolah sejenis yang sepadan. Pemerintah Belanda mendirikan sekolah untuk kaum peribumi dalam bayang-bayang Tri?Tunggal Politik Etis, peningkatan intelektual hanya diperuntukkan agar mereka?kaum penjajah?mendapatkan tenaga-tenaga murah, trampil dengan sedikit pengetahuan bisa mampu untuk mengelola bersama tanah jajahan. Namun perkembangan pula yang mendorong putar-putri bangsa untuk berlomba-lomba dan maju dalam mengenyam ilmu pengetahuan setingi-tinginya.
Dari tahun ke tahun, semakin banyak mahasiswa tanah air yang mengenyam pendidikan barat?Belanda, dengan menelurkan Husein Djajadiningrat sebagai Doktor pertama Indonesia yang mampu mempertahankan disertasinya mengenai Sejarah Banten.
Jasa dan sumbangan Adinegoro bagi nusantara tidaklah sedikit. Lebih dari setengah hidup Adinegoro didarmabaktikan untuk keperluan jurnalistik. Di samping itu, beliau juga banyak menggeluti diri dalam bidang pemetaan, suatu bidang yang sangat langka ditekuni oleh orang Indonesia. Adinegoro bukanlah seorang orator, tokoh yang pandai membakar semangat bangsa dengan lihainya berpidato, atau mampu mempengaruhi massa dengan suara yang menggelegar, seperti saudaranya Muhamad Yamin.
Namanya juga tidak pernah tersiar sebagai seorang politikus yang mahir bersilat lidah dalam memertahankan pendirian. Beliau lebih dikenal sebagai wartawan, pengarang, ahli pikir yang cemerlang, ahli pembuat laporan perjalanan, tukang menganalisa politik luar dan dalam negeri, dan tulisannya mampu mendapatkan perhatian sendiri di hati pembacanya. Tidak sedikit kaum muda di sekitar tahun 30-an yang secara diam-diam mengagumi serta meneladani dan mengikuti jejak langkah Djamaluddin dan akhirnya mampu duduk di kursi penting kalangan jagat wartawan Indonesia.
Adinegoro lahir pada 1904 di Talawi, Sumatra Barat dengan nama Djamaluddin. Karena ayahnya adalah seorang Resident di Indrapura maka beliau berhak masuk ke ELS (1911) kemudian HIS dan atas dorongan keluarga Adinegoro dikirim ke Jawa (Batavia) untuk masuk ke STOVIA. 1926, Adinegoro pergi melawat ke barat. Selama empat tahun beliau menimba ilmu, bekerja serabutan dan meninjau berbagai kawasan di Eropa?Prancis, Belanda, Jerman, Italia dan beberapa daerah Balkan?, setelah memikirkan dengan matang tindakannya tersebut padahal tinggal dua tahun gelar doternya untuk diselesaikan.
Setelah kembali ke tanah air, 1931 Adinegoro bekerja di harian Panji Pustaka (Jakarta)kemudian pindah ke Pustaka Deli (Medan). Pada masa pendududkan Jepang, 1942, Adinegoro dipercaya memimpin harian Sumatra dengan titel Jepang, Sumatra Shimbun. Dan ketika masa kemerdekaan, Adinegoro dipercaya sebagai wakil pemerintahan RI urusan penerangan di Sumatra. Di tahun 1947, Adinegoro bersama Soepomo, H. B. Jassin mendirikan Yayasan Dharma; memajukan Indonesia dengan penerbitan, dengan Mimbar Indonesia sebagai jagoannya. Di waktu yang bersamaan, Adinegoro jatuh sakit. Karena berbagai pertimbangan akhirnya beliau beserta keluarga memutuskan pindah ke Jakarta.
Adinegoro juga diberi kesempatan meliput KMB, Den Hag, 1949. Dan beliau juga berkesempatan mendirikan Djambatan, sebagai penghubung dua pihak yang berseteru?Indonesia dan Belanda?dengan saling pengertian melalui buku. 1951 Adinegoro diminta untuk memimpin Aneta. Di tahun 1956 beliau berhasil menasionalisasikan Aneta dengan berubah nama menjadi Persbiro Indonesia. Adinegoro juga berkesempatan melawat ke Moskow bersama rombongan Presiden Soekarno, meliput sidang PBB soal Irian Barat di Amerika 1957 dan ketika Persbiro Indonesia digabungkan dengan Antara, Adinegoro diberi posisi sebagai dewan pengawas dan anggota dewan pemimpin (1963).
Nah, pada masa inilah Adinegoro mulai mengalami masa-masa kemunduran. Namanya mulai tenggelam. Dalam posisinya, Adinegoro tidak pernah dihargai oleh dewan pimpinan Antara. Adinegoro yang selalu menduduki posisi pertama di Perwata Deli, Sumotra Shimbun, Mimbar Indonesia, Kedaulatan Rakyat, tidak pernah diajak berembug untuk membantu memutuskan masalah. Adinegoro lebih banyak mencurahkan masalah hatinya pada sahabat dan juga anak didiknya, Hasrun Angkat Sutan.
Puncak rasa frustasi Adinegoro takala beliau tidak dimintai pendapat sebagai dewan penyeleksi, ketika pemimpin Antara hendak mengirim beberapa tenaga ahlinya ke barat. Astrid, salah satu putri Adinegoro sangat begitu terjerembab ketika melihat ayahnya hanya diberikan ruangan kecil dengan penerangan yang cukup, dan ditempatkan di bagian belakang kantor dekat kamar mandi dan mesin cetak.
Adinegoro yang melihat ulah putrinya marah besar dan memintanya pulang serta tidak menceritakan hal tersebut pada siapapun. Rasa frustasi berat dan tubuh yang telah dimakan usia, membuat Adinegoro jatuh sakit-sakitan. Tubuhnya tak lagi kuat seperti 30 tahun yang lalu, yang berani berpetualang hingga ke negeri Eropa. Dan pada 1967, Adinegoro sebagaimana Soebagijo I. N. menulis sebagai Pelopor Jurnalistik Indonesia menghembuskan nafas terakhirnya dalam umur yang relatif muda 63 tahun. Bukan rumah megah yang beliau tinggalkan. Bukan pula mobil mewah serta harta melimpah yang ia wariskan, namun keluarganya mendapatkan harta yang tidak ternilai berupa ribuan buku yang berisi aneka ragam ilmu dan ditulis dalam aneka ragam bahasa.
Buku filsafat, ilmu teosofi, ilmu publistik, kebudayaan, politik, kesussastraan, geologi, geografi dan lain-lainnya yang kesemuanya ditulis dalam bahasa Belanda, Inggris, Prancis dan terutama Jerman. Pemerintah tidak melupakan jasa-jasanya. Pada tahun 1974 beliau dianugerahi gelar Perintis Press Indonesia. Dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sebagai badan tertinggi insan press nasional, menyediakan tanda penghargaan tertinggi bagi karya jurnalistik terbaik setiap tahunnya. Tanda penghargaan tersebut sangat berkaitan dengan Adinegoro yang memang sengaja disejajarkan dengan nama nestor jurnalis Indonesia itu. Ya benar, dalam tiap tahun, karya terbaik insan jurnalistik nasional yang terpilih, akan diganjar dengan Hadiah Adinegoro.
Ada Banyak Cara MemBuat Program Software Atau Aplikasi Jadi Portable Disini saya Share sampai 6 cara Membuat Portable alplikasi Cara 1
Yuk buat sendiri program portable, Program portable biasanya saya simpan di usb flashdisk, kegunaan program yang telah dibuat portable ini, kita ngga perlu menginstall di setiap komputer yang akan kita jalankan programnya, karena file2nya telah di paket bersama didalam satu file eksekusi, untuk ini saya akan menggunakan program gratisan dari upx, dan aplikasi yang akan saya buat menjadi portable ialah ccleaner yg dapat di download disini. Yuk Mulai…, Langkah2nya:
Download UPX (Ultimate Packer for eXecutables) Disini
Extrack lah program UPX tadi, misalkan kita simpan di direktory C:\Download, untuk ccleanernya silahkan di install seperti biasa, baik di mesin sendiri ataupun di mesin virtual machine kesukaan kita.
4. Sesudah selesai proses instalasi aplikasi ccleanernya. lalu jalankan aplikasi UPX, klik 2x nama file “UPXALL Windows.bat” dan jendela cmd akan terbuka, masukkan lokasi file ccleaner tadi yang telah kita install, dalam hal ini di “C:\Program files\ccleaner\ccleaner.exe” kedalam jendela UPX tadi, atau tarik ajah file ccleaner.exe tadi dan letakkan di jendela UPX. lalu tekan Enter, kemudian pilihlah opsinya, dalam hal ini saya memilih opsi yang pertama, tekan enter 2x dan selesailah proses pembuatan aplikasi portable kita. file ccleaner.exe tadi bisa dijalankan di usb flashdisk tanpa harus menginstallnya. Selamat mencoba.
Cara lain yaitu dengan memakai perangkat lunak yang bernama VMware ThinApp VMware ThinApp atau dikenal juga dengan nama Thinstall dapat membuat perangkat lunak / program kita menjadi portabel, portabel artinya kita tidak perlu menginstall lagi program tersebut dikomputer sebelum kita dapat menjalankannya, cukup dengan mengeksekusi filenya ( file .exe tunggal ) dan otomatis sudah dapat kita pakai tanpa capek2 lagi menginstallnya terlebih dahulu di komputer. Yang perlu disiapkan:
Sebuah mesin virtual dengan os windows XP atau Vista ( dianjurkan memakai windows XP ), mesin virtual disini bisa dipakai microsoft virual pc ataupun virtualbox ( Sun Virtualbox ).
VMware Thinapp (Thinstall)
Oke, sekarang langkah2nya:
Installah Windows XP di Virtual Machine yang telah kita buat.
Install VMware Thinapp (Thinstall).
Jalankan “Setup Capture”.
Sekarang install program yang akan kita buat menjadi portable seperti biasa, jikalau diperlukan booting ulang, tidak mengapa, boot ulang untuk melanjutkan proses penginstallan.
Jalankan kembali program VMware Thinapp tadi ( mungkin sudah terbuka ), klik next. kita akan ditunjukkan opsi2 seperti metode kompresi dan apakah akan disimpan ke usb flashdisk atau network, pilih sesuai keinginan.
Setelah selesai tinggal kita klik tombol “Build now” untuk membuat program menjadi portabel. Klik tombol “Browse Project” untuk melihat hasilnya, tinggal copy file .exe tadi ke flashdisk, dan jalankan sebagai program portable. ( di direktory “BIN” ).
Download VMware Thinapp ( Thinstall ) v4.0.0.200 link dibawah ini:
Adapun aplikasi gratisan yang pernah saya coba yaitu Cameyo, berikut cara membuat program / software menjadi portabel dengan memakai perangkat lunak yang bernama Cameyo:
Download / unduh sofwer Cameyo kemudian install lah.
Jalankan program Cameyo kemudian klik “Capture software installations”
Kemudian install lah program yang akan kita buat menjadi portabel ( Seperti browser Opera, dll).
Setelah proses peng-installan program selesai ( Seperti browser Opera, dll, jika diperlukaan re-boot, boot ulang seperti biasa), kemudian klik tombol “Install Done”.
Cameyo akan mulai membuat program anda menjadi portabel, dan siap di masukkan ke flashdisk.
Download Cameyo:
Cara 2 Bagaimana cara membuat program portable?
Membuat Program Aplikasi atau software Jadi portable berarti membuatnya mudah dibawah, dijinjing, dicangking dimasukin saku dan dijalankan di tempat lain tanpa memerlukan instalasi lagi. Seperti yang tengah marak sekarang, browser baru Google Chrome Portable. Untuk membuat program jadi portable ada beberapa cara, saya bagi menjadi 3 yaitu: Sulit, setengah sulit dan gampang. (pembagian sekenanya )
Cara sulit berarti harus bekerja manual, menelusuri akar program yang berada di program files dan bermain registry. Menelusuri jejak petualang registry program, mengidentifikasi registry yang terkait. Wuih.. kebayang, kan? Cara kedua adalah membuat program portable menggunakan software bantu. Insyallah cara ini nanti yang akan kita bahas. Sedangkan cara ketiga menggunakan program kompressi semisal winrar. Prinsip kerjanya adalah kita extrak program instalasi yang berasal dari file *. exe maupun *.msi kemudian mengemas kembali menggunakan winrar dengan tool indahnya, yaitu SFX. Kelemahannya adalah tidak bisa digunakan untuk aplikasi yang menerapkan registry didalamnya, kecuali Anda bisa cara pertama.
Terdapat software bantu yang lumayan banyak untuk meringankan pekerjaan ini. Satu diantara yang saya suka adalah Thinstall, untuk lebih detail ikuti petunjuk berikut: (pura-puranya lebih detail, padahal cuma 3 langkah )
1. Download Thinstall, saat saya menulis ini terbaru disini 2. 4shared.com 4shared.com/file/EO6ceqy8/ThinappNoSplash.html 3. Install pada komputer sampean 4. Jalan setup capture >> next >> tunggu proses saving snapshot selesai >> minimize thinstall >> Install program yang akan di buat portable sampai selesai (jangan lupa install sampai tuntas serial number dan patchnya juga) >> setelah usai press next untuk bertemu dengan saving snapshot yang baru >> pilih program yang hendak di portablekn, sesuai yang diinstall sebelumnya >> Build
Tips: Untuk membuat aplikasi ringan dan menawan buanglah file-file yang tidak berguna, semisal desktop yang membawa shortcut atau file-file yang tidak digunakan semisal help. Pembuangan file-file tersebut dilakukan sebelum proses build.
Cara 3
Apa itu software portable? software portable adalah software yang bias digunakan tapi tanpa perlu untuk di instal terlebih dahulu, intinya software tersebut bisa langsung di gunakan dengan terlebih dahulu mengedit registry nya, kita juga dapat membuat software portable sendiri, berikut langkah-langkah nya cara untuk membuat software portable:
Software yang akan kita jadikan contoh untuk percobaan ini adalah software "Opera browser". bisa di download terlebih dahulu di http://www.opera.com/browser.
Tools selanjutnya yang diperlukan adalah systracer.zip yang bisa di download DISINI
Selanjutnya tools yang diperlukan adalah WInRar.
Ok, selanjutnya jalankan systracer.zip tadi yang telah di download untuk mengedit registry software sebelum di "portable" kan.
Install "Opera Browser" kalian yang sudah di download tadi.
Sekarang take snapshot lagi, untuk melihat perubahan yang sudah ‘dilakukan’ opera
Setelah dilakukan snapshot 2 kali, lakukan compare.
Lihat perubahan yang terjadi pada registry, (Perhatikan directory HKEY_Current_User (HKCU) dan HKEY_Current_Machine (HKCM) saja) registry yang telah berubah terjadi pada yang berwarna hijau.
Buat folder Baru untuk menyimpan file-file untuk keperluan membuat software portable.
Sekarang, buka registry editor (Start --> run --> ketikkan “regedit” [tanpa tanda kutip] --> OK) untuk me-Export regisrty. Untuk HKCU pilih HKCU --> Software --> Opera Software --> lalu Export.
Lalu kemudian simpan dengan nama oport1.reg di folder OPORT, ntuk HKCM pilih --> Software --> Netscape --> Netscape Navigator --> Opera --> main --> Export.
Simpan dengan nama oport2.reg di folder OPORT.
Kemudian buat unreg nya supaya software yang kita jalankan/eksekusi tidak meninggalkan jejak di registry.
Cara membuat unregnya, perhatikan oport1.reg dan oport2.reg atau copas codenya di bawah ini ke notepad dan simpan kode di bawah ini ke folder OPORT dengan nama unreg.reg
Kode: Windows Registry Editor Version 4.00 [-HKEY_CURRENT_USER\Software\Opera Software] [-HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Netscape\Netscape Navigator\Opera\main]
Nb : Baris kedua adalah untuk meng uninstall oport1.reg Baris ketiga adalah untuk meng uninstall oport2.reg
Sekarang copy semua file yang ada di C:\program files\opera\ ke folder OPORT Buka notepad, copas code dibawa Kode: regedit /s reg1.reg regedit /s reg2.reg Opera.exe regedit /s unreg.reg
simpan dengan nama setup.bat
15. Hapus semua file kecuali file dengan extensi .EXE
16. SELESAI!
Cara 4
Aplikasi portabel menjadi solusi praktis buat kamu yang sering menggunakan PC, karena tak perlu lagi membawa notebook ke mana-mana. Cukup tenteng saja dokumen penting dan bawa program yang biasa dipakai. Semuanya dapat disimpan di dalam USB flash drive atau hard disk portabel.
Ketika sampai di tempat tujuan, entah itu kantor, tempat presentasi, atau warnet, kamu tak perlu risau jika komputer yang akan digunakan tak memiliki software yang dibutuhkan. Tinggal colok portable drive, maka segala urusan jadi lancar. Aplikasi jenis ini pun tak menyedot ruang hard disk karena ukurannya yang mungil.
Masalahnya, ada kalanya aplikasi portabel yang kamu butuhkan tak tersedia di jagat maya. Jika kondisinya seperti ini, kamu bisa mengubahnya menjadi versi “tenteng” secara mandiri.
Mudah dengan Portable Application Creator
Banyak cara untuk membuat aplikasi portabel sendiri. Salah satunya adalah dengan menggunakan aplikasi Portable Application Creator – 0.972 Beta (dari www.jonnyfartypants.com atau unduh langsung di http://www.megaupload.com/?d=FDYXE8SP).
Aplikasi ini dapat membantu kamu untuk menginstal sebuah aplikasi ke dalam USB flash disk dan menjadikannya portabel alias dapat digunakan di komputer mana saja tanpa perlu diinstal lagi. Begini caranya:
1. Unduh dulu file tersebut, lalu ekstrak ke hard disk. Selanjutnya, pastikan flash disk yang dipakai untuk instalasi aplikasi sudah tercolok ke port USB di PC. Lalu buka folder hasil ekstraksi tadi.
2. Klik-dobel file “PAC Compiler.exe” hingga boks dialog “PAC Compiler” muncul. Aplikasi ini akan mencari aplikasi AutoIt.exe di hard disk. Jika tidak ada, aplikasi akan menawarkan diri untuk mengunduhnya dari internet. Klik [Yes]. Tunggui hingga aplikasi terunduh seluruhnya. Jika sudah, klik [Done].
3. File “PAC Compiler.exe” akan berubah menjadi “Portable App Creator.exe”. Klik dobel file tersebut. Pada boks dialog “Portable App Creator”, pilih drive flash disk Anda di “Portable device located at drive”.
4. Klik [Next]. Klik [Browse...], lalu cari file installer dari software yang akan dijadikan portabel. Klik file installer berekstensi .exe, lalu pilih [Open]. Di sini, PCplus menggunakan file installer aplikasi CC Cleaner. Klik [Next].
5. Sekarang kamu bakal dihadapkan pada wizard instalasi. Klik [Take 1st Shot]. Jika proses tuntas, klik [Install Applications]. Di proses ini, aplikasi yang akan dijadikan portabel akan diinstal.
6. Pastikan kamu memilih direktori flash drive sebagai “Destination Folder” saat penginstalan. Jika tidak, aplikasi tak akan terinstal ke flash drive. Ikuti proses instalasi hingga tuntas. Tutup wizard penginstalan, lalu kembali ke wizard di “Portable App Creator”.
7. Klik [Get Shortcut Info]. Tentukan file aplikasi yang telah terinstal di flash drive pada kotak “Get the location of application to run” dengan mengklik [Browse] > [Open]. Tentukan lokasi shortcut aplikasi tersebut di “Get the location for the launcher”. Klik [Next]. Klik [Open/Close] untuk mengetes aplikasi. Jika berhasil berjalan, tutup jendela aplikasi.
8. Klik [Take 2nd Shot], dilanjutkan dengan [Process Shots]. Jika sudah selesai, klik tombol [Next]. Tunggu lagi hingga muncul tombol [Done]. Klik tombol tersebut. Kini aplikasi telah sukses terinstal di flash drive dan bisa dipakai kapan saja dan di komputer (Windows) mana saja.
Memanfaatkan Universal Extractor & WinRAR
Selain cara di atas, kamu juga bisa menggunakan software Universal Extractor (yang bisa diunduh dari http://legroom.net/software/uniextract#download dengan ukuran file 4,98MB) dan software kompresi WinRAR (versi trial-nya bisa diunduh dari www.rarlab.com). Aplikasi yang hendak dijadikan portabel harus berupa installer file, berekstensi EXE, bukan program yang telah diinstal ke PC atau format lain. Mari kita mulai.
1. Unduh dan instal Universal Extractor dan WinRAR ke PC. Buka Windows Explorer. Siapkan installer program yang hendak dijadikan aplikasi portabel.
2. Simpan dalam folder tersendiri supaya mudah. Sebagai contoh, PCplus menggunakan installer file Mozilla Firefox. Klik-kanan file installer tersebut, lalu pilih [UniExtract to Subdir].
3. Tunggu beberapa saat hingga proses ekstraksi, yang ditunjukkan dengan munculnya boks Command Prompt.
4. Jika sebelumnya muncul boks konfirmasi berisi pilihan mode ekstraksi, pilih opsi paling atas, lalu klik [OK]. Hasil setelah proses ekstraksi adalah sebuah folder dengan nama yang sama dengan file installer.
5. Buka folder hasil ekstraksi dengan mengklik-dobelnya. Jika banyak berisi pilihan folder, carilah folder yang berisi file aplikasi berekstensi EXE.
6. Pada Mozilla Firefox, file aplikasi tersebut bernama “firefox.exe” dan berada pada folder “nonlocalized”. Seleksi semua isi folder tersebut dengan menekan [Ctrl] + [A], lalu klik-kanan mouse dan pilih [Add to archive…] untuk mengompresi data via WinRAR.
7. Pada boks WinRAR yang tampil, isikan nama file aplikasi portabel pada “Archive name”. Klik [Create SFX archive]. Pada menu “Compression method”, pilih [Best]. Selanjutnya, klik [Advanced] dilanjutkan dengan mengklik tombol [SFX Options…].
8. Pada tab “General”, isikan boks isian “Run after extraction” dengan nama file aplikasi berekstensi EXE yang Anda temukan di Langkah 3. Untuk Firefox di sini, PCplus mengisinya dengan firefox.exe.
9. Klik tab [Modes], lalu pilih [Unpack to temporary folder]. Klik [Hide all] pada “Silent mode”, dan [Overwrite all files] pada “Overwrite mode”. Klik [OK], dan klik [OK] lagi pada boks dialog Archive name and parameter. Tunggu beberapa saat hingga proses kompresi selesai.
10. Kini di folder yang kamu kelola akan muncul file baru berekstensi EXE dengan nama yang sesuai dengan yang telah dimasukkan pada Langkah 4.
11. Nah, aplikasi kamu kini telah menjadi portabel. Tinggal memasukkan file EXE tersebut ke dalam flash drive dan menjalankannya langsung di komputer mana saja, dengan mengklik-dobel file aplikasi portabel tersebut.
Cara 5 Untuk membuat program portable, caranya cukup mudah. Program yang diperlukan disini adalah Winrar, tidak ada yang lain. Langkah2nya adalah sebagai berikut:
1. Tentukan file program yang akan dibuat portable, berikut file pendukungnya (*.dll, *.ini, dsb, beserta folder2nya).
2. Buka notepad, ketikkan nama file program (*.exe) yang akan dibuat portabel (ex:Artmoney.exe), save dengan nama "launch.bat" (tanpa tanda kutip), save ke dalam satu direktori program yang akan dibuat portable.
3. Pilih semua file program (ctrl+a), berikut file pendukungnya (*.dll, *.ini, dsb, beserta folder2nya), ditambah dengan file "launch.bat yang baru saja dibuat. klik kanan, pilih add to archive.
6. klik ok, dah selesai.... 7. Cek Program yang telah dibuat itu di PC lain, kalau ngga jalan, berarti memang program tsb memang nggak bisa jadi portabel.
Anda juga bisa mengganti icon program pada pilihan load icon
Sudah segitu aja, semoga bermanfat...
Untuk membuat program portable, bisa juga menggunakan portable application creator
2. CD/DVD Blank Cara Membuat Portable Windows Xp di CD/DVD
Download dahulu softwarre Windows Xp Portable.
Setelah anda download, extrack part 1 dan part 2 kedalam sebuah folder.
Gunakan file BootSDI.img dari folder IE386 dari folder extrak windows portable yang anda download tadi sebagai system bootable
Gunakan softwtware Ultra ISO untuk membuat bootable CD/DVD.
Copy seluruh file dalam folder extrak windows Portable tadi lihat di petunjuk cara memasukkan file
Karena penulisan cara kerja Ultra ISO terlalu panjang untuk di posting, silahkan download petunjuknya
II. Cara membuat Bootable dengan Flash Disk.
Untuk membuat USB bootable, sebenarnya ada banyak cara. Diantaranya dengan menggunakan aplikasi “UNetbootin”. Cara ini paling banyak digunakan untuk membuat bootable USB.
Untuk posting ini saya jelaskan penggunaan HP USB Disk Format Pertama-tama, download & ekstrak 2 berikut, yaitu HP USB Disk Format Tooldan Boot system Windows 98 karena Flashdisk tidak bisa boot dengan format NTFS jadi harus menggunakan format FAT
System Files. Selanjutnya ikuti langkah-langkah berikut :
Lakukan install terlebih dahulu aplikasi HP USB Disk Format Tool.
Masukkan USB Flash anda pada port USB komputer. Pastikan dalam USB Flash Disk anda tidak ada data yang penting
Jalankan aplikasi dari HP USB Disk Format Tool.
Pada device otomatis akan mendeteksi USB anda.
Pilih FAT32 dari pilihan Filesystem.
Lakukan centang contreng pada opsi “Create a DOS startup disk”.
Pada pilihan textbox yang ada, lakukan pada browse pada file Windows 98 system yang sudah diekstrak.
Setelah itu, klik tombol Start.
Klik Yes jika ada box peringatan tentang penghapusan file.
Selanjutnya, kopikan seluruh file dari Windows 98 system ke USB flash disk untuk bisa mengaktifkan deteksi CD-ROM dan mouse.
Kemudian copy seluruh file dan folder yang telah di extrack kedalam sebuah folder kedalam flashdisk tersebut.
dari folder I386 copy file BootSDI.img untuk menjadi boot flash disk
Nah, proses sudah selesai, sekarang USB anda sudah bootable. Jika anda ingin melakukan booting dari USB, jangan lupa untuk setting BIOS terlebih dahulu.
Kaos oblong atau disebut juga sebagai T-shirt adalah jenis pakaian yang menutupi sebagian lengan, seluruh dada, bahu, dan perut. Kaus oblong biasanya tidak memiliki kancing, kerah, ataupun saku. Pada umumnya, kaus oblong berlengan pendek (melewati bahu hingga sepanjang siku) dan berleher bundar. Bahan yang umum digunakan untuk membuat kaus oblong adalah katun atau poliester (atau gabungan keduanya). Mode kaus oblong meliputi mode untuk wanita dan pria, dan dapat dipakai semua golongan usia, termasuk bayi, remaja, ataupun orang dewasa. Asal muasal nama inggrisnya, T-shirt, tidak diketahui secara pasti. Teori yang paling umum diterima adalah nama T-shirt berasal dari bentuknya yang menyerupai huruf "T", atau dikeranekan pasukan militer sering menggunakan pakaian jenis ini sebagai "training shirt"
Berikut ini adalah daftar T-shirt termahal:
juara Ketiga diduduki oleh...
3. Run-D.M.C. “My Adidas” T-shirt Dengan Harga $ 13.000
Tidak ada yang istimewa dari t-shirt ini kecuali karena langkah, sejarah, dan label . Pada dasarnya, t-shirt ini untuk mempromosikan konser Run DMC pada tahun 1980an. T-shirt ini Dibuat oleh adadis dan hanya terbatas. Di belakang kaos terdapat logo adidas sebagai tanda keaslian. Merupakan kaos konser yang paling di buru di Dunia.
Siapa itu Run-D.M.C .. Run-D.M.C(atau Run DMC) adalah kelompok musik hip hop yang didirikan oleh Jason "Jam Master Jay" Mizell dan beranggotakan Joseph "Run" Simmons dan Darryl "D.M.C." McDaniels. Kelompok ini adalah salah satu pelopor musik rap di tahun 1980-an. Ketiga anggotanya dibesarkan di Hollis, Queens, New York, Amerika Serikat.
Selanjutnya di tempat II diduduki oleh :
2. John Lennon “Home” T-shirt Dengan harga $16,400
Ketika John Lennon masih hidup, dia mengenakan t-shirt beberapa kali dalam konser dan performance-nya.T-shirt ini awalnya diberikan kepada Lennon oleh Richard Ross, seorang pemilik restoran, yang sering dikunjungi oleh Lennon dan Yoko Ono, di New York Upper East Side.
Profil John Lennon: John Winston Ono Lennon (lahir di Liverpool, Inggris, 9 Oktober 1940 – meninggal di New York City, Amerika Serikat, 8 Desember 1980 pada umur 40 tahun) paling dikenal sebagai penyanyi, pencipta lagu, instrumentalis, penulis, dan aktivis politik yang terkenal di seluruh dunia sebagai pemimpin dari The Beatles. Lennon dan Paul McCartney membentuk partnership pencipta lagu yang paling sukses dan berhasil hingga saat ini. Lennon dengan sinismenya dan mcCartney dengan optimismenya melengkapi satu sama lain dengan sangat baik. Setelah bubarnya The Beatles pada tahun 1970, ia juga sukses dengan karier solonya. Salah satu hitsnya yang hingga kini masih sangat terkenal adalah Imagine, lagu yang kemudian menjadi salh satu himne perdamaian dunia. Lennon juga menunjukkan sifatnya yang pemberontak dan selera humornya yang sinis dalam film-film seperti A Hard Day's Night (1964), dalam buku yang ditulisnya seperti In His Own Write, konferensi pers dan wawancara. Ia menggunakan kepopulerannya untuk kegiatannya sebagai aktivis perdamaian, seniman dan penulis. Lennon dua kali menikah, yaitu dengan Cynthia Powell di tahun 1962 dan seniman Jepang, Yoko Ono di tahun 1969. Ia memiliki dua orang anak, Julian Lennon (lahir tahun 1963) dan Sean Taro Ono Lennon (lahir tahun 1975). Ia meninggal di New York pada usia 40 tahun, ditembak oleh Mark Chapman, penggemarnya yang gila.
Dan Finally di tempat Pertama adalah:
1. Hanes/UNICEF 1996 Olympics T-shirt dengan harga $42,000
T-shirt dengan harga termahal ini tidak berasal dari sejarah orang terkenal atau musisi. T-shirt ini dilelang dan digunakan untuk membiayai Olimpiade Atlanta 1996. T-shirt ini merupakan ide dari Hanes dan UNICEF. Misi karya amal yang besar ini mengumpulkan $ 1 juta. T-shirt ini sendiri laku dengan tawaran akhir $ 42,000.Agan2 bisa menghitung sendiri harganya dalam rupiah.
Mobil yang satu ini hebatnya justru dibuat oleh para siswa SMK. Mobil Esemka memiliki 5 jenis varian yakni SUV, pick up double cabin, sedan, pick up single cabin, dan van. Pada gambar di bawah ini merupakan Mobil Esemka SUV buatan siswa-siswa SMK 1 Singosari Malang yang dikerjakan tidak kurang dari 50 siswa SMK Singosari Malang dan menghabiskan biaya sebesar Rp. 175 Juta dalam pembangunan mobil ini. 5 jenis mobil Esemka yang lainnya dikerjakan oleh SMK-SMK lainnya. Untuk harganya anda cukup mengeluarkan uang 80 Juta saja untuk mendapatkan mobil Esemka ini.
Inilah mobil Kiat Esemka buatan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang menjadi kebanggaan Walikota Solo, Joko Widodo. Saking bangganya, mobil buatan siswa SMK 2 Surakarta dan SMK Warga Surakarta ini dijadikan sebagai mobil dinas oleh Jokowi -sapaan Joko Widodo.
Mobil ini berjenis SUV (Sport Utility Vehicle), bercat hitam. Dengan kapasitas 1.500 cc, mobil yang mesinnya diadopsi dari mobil Timor ini bisa menghasilkan kekuatan 105 tenaga kuda dengan putaran mesin 5.500 rpm.
Dari segi eksterior, mobil ini terlihat garang dan elegan. Itu berkat ada sentuhan model head lamp yang bergaya futusristik. Kesan sporty juga terlihat pada bagian grill dan fog lamp di bagian bumper.
Sedangkan di bagian interior, mobil yang memiliki kapasitas tujuh penumpang ini, dilengkapi dengan power window, AC dual zone, power steering, central lock, sistem audio dengan CD, serta tak ketinggalan sensor parkir.